‘Ngutang’, Jangan Dikorupsi

‘Ngutang’, Jangan Dikorupsi

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Peminjaman dana bantuan operasional sekolah (BOS) senilai 600 juta dolar AS atau Rp5,76 triliun bertujuan mendukung dan meningkatkan program pendidikan pemerintah Indonesia. Sehingga, penggunaan dana BOS harus tepat sasaran, jangan sampai “sudah ngutang, dana habis dikorupsi”.

Mesyarakat sangat menyayangkan program pinjaman tahun anggaran 2008 bernama BOS-KITA (Bantuan Operasional Sekolah-Knowledge Improvement for Transparency and Accountability) itu. Berikut komentar mereka:

Lina Mastari, guru honor di Bandar Lampung.

Selama ini saya belum tahu sebesar apa peran dana BOS dalam peningkatan mutu pendidikan kita. Jadi, kalau dana BOS mesti berutang ke bank dunia, sayang amat. Bukannya nanti utang ini juga harus dibayar dan ditanggung oleh rakyat? Aneh, saya tidak setuju dengan kebijakan itu. Tapi, ya bagaimana lagi, toh itu sudah diputuskan oleh pemerintah Indonesia. Ya, semoga realisasinya benar-benar tepat sasaran.

Farry H.T., warga Kotabaru, Tanjungkarang Timur.

Serbasalah sih, di satu sisi kita harus meningkatkan mutu pendidikan, tetapi kalau sampai meminjam ke luar negeri, tetap kita juga nantinya yang dibebani. Okelah, sekarang dengan meminjam, masalah pendidikan bisa diatasi, tetapi pinjaman itu siapa yang membayar? Rakyat juga kan.

Tapi, karena kebijakan itu sudah diambil pemerintah, harapan saya alokasinya harus jelas. Dana itu harus sampai kepada penerimanya, yaitu sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan, siswa dan guru. Jangan sampai sudah ngutang, di korupsi pula.

Harus ada pengawasan yang ketat. Dengan peningkatan dana BOS itu nantinya tidak ada lagi pungutan oleh sekolah. Selama ini kan, ada atau tidak ada dana BOS, pungutan sekolah tetap saja besar. Lalu, di mana peran dana BOS itu? Dengan dana BOS, sekolah harus murah dan berkualitas.n RINN-1

1 Komentar

Filed under BERITA

One response to “‘Ngutang’, Jangan Dikorupsi

  1. aran

    alhamdulillahirabbil alamiin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s